Ilmu Terikat Nilai


ILMU TERIKAT NILAI

Berbeda dengan ilmu yang bebas nilai, ilmu yang tidak bebas nilai (valuebond) memandang bahwa ilmu itu selalu terkait dengan nilai dan harus dikembangkan dengan mempertimbangkan aspek nilai.
Pengembangan ilmu jelas tidak mungkin bisa terlepas dari nilai-nilai, lepas dari kepentingan-kepentingan baik politis, ekonomis, sosial, religius, ekologis dsb. Salah satu filosof yang memegangi teori valuebond adalah Jurgen habermas. Dia berpendapat bahwa ilmu bahkan ilmu alam sekalipun tidaklah mungkin bebas nilai karena pengembangan setiap ilmu selalu ada kepentingan-kepentingan. Yang membedakan tiga macam ilmu dengan kepnentingan masing-masing. Pengetahuan yang pertama berupa ilmu-ilmu alam yang bekerja secara empiris-analitis. Ilmu-ilmu ini menyelidiki gejala-gejala alam secar empiris dan meyajikan hasil penyelidikan itu untuk kepentingan-kepentingan manusia. Teori-teori ilmiah disusun agar darinya dapat diturunkan pengetahuan terapan yang bersifat teknis. Pengetahuan teknis ini menghasilkan teknologi sebagai upaya manusia mengelola dunia atau alamnya. Pengetahuan yang kedua mempunyai pola yang sangat berlainan, sebab tidak menyelidiki sesuatu dan tidak menghasilkan sesuatu, melainkan memahami manusia sebagai sesamanya, memperlancar hubungan sosial. Pengetahuan ini oleh Habermas disebut dengan studi historis Harmenetik. Sifat historis memperlihatkan adanya gjala perkembangan dari objek yang diselidiki, yakni manusia. Hasil yang bisa diperoleh dari sini adalah kemampuan komunikasi, saling pengertian karena pemahaman makna. Inilah arti hemenetik dimaksudkan, yaitu penafsiran menurut tatacara tertentu yang dihasilkanoleh pengetahuan itu. Aspek kemasyarakatan yang dibicarakan di sini adalah hubungan sosial atau interaksi, sedangkan kepentingan yang dikejar oleh pengetahuan ini adalah pemahaman makna. Sementara itu pengetahuan ketiga adalah teori kritis, yang membongkar penindasan dan mendewasakan manusia pada otonomi dirinya sendiri. Sadar diri sangat dipentingkan disini. Aspek sosial yang mendasarinya adalah dominasi kekuasaan dan kepentingan yang dikejar adalah pembebasan atau emansipasi manusia.
Jelas sekali dalam pandangan habermas bahwa ilmu sendiri dikonstruksi untuk keoentingan- kepentingan tertentu, yakni nilai rasional antara manusia dan alam, manusia dn manusia, dan nilai penghormatan terhadap manusia. Jika lahirnya ilmu saja terkait dengan nilai, maka ilmu itu sendiri tidak mungkin bekerja lepas dari nilai. (1)
Habermas berpendidikan teori sebagai produk ilmiah tidak pernah bebas nilai. Pendirian ini diwarisi habermas dari pandangan Husserl yang melihat fakta atau objek alam dipelukan oleh pengetahuan alam sebagai pengetahuan yang sudah jadi (scientisme). Fakta atau objek itu sebenarnya sudah tersusun secar spontan dan primordial dalam pengalaman sehari-hari, dalam lebenswelt atau dunia sebagaimana dihayati. Setiap ilmu pengetahuan mengambil dari lebenswelt itu sejumlah fakta yang kemudian diilmiahkan berdasarkan kepentingan-kepentingan praktis. Hebermas menegaaskan lebih lanjut bahwa ilmu pengetahuan alam terbentuk berdasarkan kepentingan-kepentingan teknis. Ilmu pengetahuan alam tidaklah netral, karena isi tidak yterlepas sama sekali dari kepentingan praktis. Ilmu sejarah dan hermenetika juga ditentukan oleh kepentingan-kepentinga praktis kendati denga cara yang berbeda. Kepentinganya ialah memelihara serta memperluas bidang saling pengertian antara manusia dan perbaikan komunikasi. Setiap kegiatan teoritis yang melibatkan pola subjek-subjek selalu mengandung kepentingan tertentu. Kepentingan itu bekerja pada tiga bidang, yaitu 1 pekerjaan , 2. Bahasa dan 3. Otoritas. Pekerjaan merupakan kepentingan ilmu alam ; bahasa merupakan kepentingan ilmu sejarah dan hermenetika; sedangkan ototritas merupakan kepentingan ilmu sosial. (2)

(1) Buku: Filsafat Ilmu
Pengarang: Pokja akademik
Hal :123-124
(2) Buku : Filsafat Ilmu
Pengarang : Drs. Rizal Mustansyir M.Hum dan Drs. Misnal Munir M.Hum
Hal : 172-173

About these ads

About pamungkasbirawa

Seorang hamba Alloh yang menginginkan makna dalam kehidupan yang sebentar ini dengan bisa bermanfaat untuk kemashlahatan orang banyak
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s